Pengadegan, Wangon – Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, dikenal sebagai desa yang memiliki kehidupan keagamaan yang aktif dan berkembang. Di desa ini terdapat banyak lembaga pendidikan, baik formal maupun nonformal, seperti taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ), madrasah diniyah, serta berbagai majelis taklim yang rutin berjalan di tengah masyarakat.
Kegiatan keagamaan di Desa Pengadegan terbilang sangat maju. Hal ini terlihat dari rutinnya pengajian ibu-ibu Muslimat yang dilaksanakan setiap hari secara bergiliran di seluruh masjid dan musala yang ada di desa. Kegiatan pengajian tersebut dikoordinir langsung oleh Ibu Nyai Mujayanah, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan tertib, terjadwal, dan merata di seluruh wilayah Desa Pengadegan.


Salah satu lembaga pendidikan keagamaan yang berperan penting dalam pembinaan generasi muda adalah Madrasah Diniyah Hidayatus Shibyan. Madrasah ini dipelopori oleh Ustaz Roziqon dan menjadi lembaga lanjutan bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan dasar di TPQ. Kehadiran madrasah ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama Islam sejak usia dini hingga remaja.
Madrasah Diniyah Hidayatus Shibyan memiliki dua kelas aktif. Satu kelas dilaksanakan setelah jamaah salat Asar, sementara kelas lainnya berlangsung setelah jamaah salat Magrib. Pembagian waktu ini dilakukan agar para santri dapat mengikuti kegiatan belajar dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas sekolah formal di pagi hari.
Adapun materi pembelajaran di Madrasah Diniyah Hidayatus Shibyan tergolong lengkap dan menyeluruh. Kurikulum yang diajarkan meliputi ilmu akhlak, ilmu sirah atau sejarah Islam, ilmu nahwu dan sharaf, serta ilmu fikih. Dengan materi tersebut, santri diharapkan tidak hanya memahami ajaran agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan ini, Mahasantri Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Ma’had Aly Andalusia mendapat kehormatan untuk melaksanakan salah satu program kerja mereka berupa ihyaul majelis, yaitu menghidupkan dan menguatkan kegiatan majelis taklim di Madrasah Diniyah Hidayatus Shibyan. Program ini menjadi bagian dari pengabdian mahasantri kepada masyarakat desa.
Dua mahasantri KKN, yaitu Rakhmat Puji dan Farhan Fudola, dipercaya untuk mengisi kegiatan belajar mengajar di kelas madrasah setelah salat Asar. Sementara itu, Ramah Tegar Pambudi mengisi kelas madrasah setelah jamaah salat Magrib dan pengajian Kitab Bulughul Maram. Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri dan pengelola madrasah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan dan mahasantri KKN dapat terus terjalin dengan baik, sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Desa Pengadegan.
Ikuti berita dan informasi terkini seputar Desa Pengadegan melalui portal informasi desapengadegan.id, pusat portal berita desa yang digagas oleh Mahasantri KKN Ma’had Aly Andalusia dalam rangka mendukung program Digitalisasi Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon.

