Pengadegan, Wangon – Kabar gembira bagi para pecinta mancing. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Banar Mulyo Desa Pengadegan menggelar kegiatan Mancing Bareng yang berlangsung meriah di Embung Cibalak. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu, 9–10 Januari 2026.
Acara mancing bersama ini tidak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi, tetapi juga menjadi hiburan rakyat yang dinantikan oleh warga Desa Pengadegan maupun pemancing dari luar wilayah. Sejak hari pertama, suasana Embung Cibalak tampak ramai oleh peserta yang antusias mengikuti kegiatan.


Untuk memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh peserta, panitia membagi kegiatan mancing ke dalam dua sesi setiap harinya. Sesi pertama berlangsung pada siang hari, mulai pukul 09.00 hingga 15.30 WIB. Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan pada sore hingga malam hari, yakni pukul 16.00 hingga 21.00 WIB. Pembagian sesi ini memungkinkan pemancing memilih suasana memancing sesuai dengan preferensi masing-masing, baik di bawah terik matahari maupun dalam suasana malam yang lebih tenang.
Panitia juga menetapkan biaya administrasi yang terjangkau. Peserta sesi siang dikenakan biaya sebesar Rp30.000, sedangkan sesi malam sebesar Rp25.000. Biaya tersebut dinilai cukup ekonomis dan ramah bagi masyarakat.

Tak hanya memancing, panitia turut menyiapkan berbagai door prize menarik bagi peserta yang berhasil mendapatkan ikan tertentu atau jackpot. Hadiah yang disediakan antara lain rokok, payung, jam dinding, uang tunai, dan hadiah hiburan lainnya. Kehadiran hadiah ini semakin menambah semangat dan kemeriahan acara.
Direktur BUMDes Banar Mulyo, Mas Syarif, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana silaturahmi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkenalkan BUMDes Banar Mulyo kepada masyarakat luas. Menurutnya, keterlibatan Mahasantri KKN Ma’had Aly Andalusia yang menggagas program digitalisasi desa turut membantu mempublikasikan kegiatan desa agar dikenal lebih luas dan terdokumentasi dengan baik. Terlebih lagi Mahasantri KKN ikut serta dalam event mancing ini.
Hal senada disampaikan oleh Bpk. Jainal, salah satu pengurus BUMDes Banar Mulyo. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Menurutnya, kehadiran hadiah serta publikasi kegiatan melalui program digitalisasi desa yang digagas oleh Mahasantri KKN Ma’had Aly Andalusia menambah daya tarik kegiatan ini, sekaligus mengenalkan Desa Pengadegan kepada masyarakat luar.

Embung Cibalak sendiri merupakan salah satu program unggulan BUMDes Banar Mulyo. Selain berfungsi sebagai sumber pengairan sawah warga, embung ini kini berkembang menjadi ruang publik, pusat hiburan, dan destinasi wisata lokal yang asri. Melalui kegiatan seperti mancing bersama, Embung Cibalak diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi desa serta memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Desa Pengadegan.
Menariknya, seluruh informasi dan dokumentasi kegiatan Desa Pengadegan kini dapat diakses melalui portal berita resmi desapengadegan.id. Portal ini dikelola oleh Mahasantri KKN Kelompok 3 Ma’had Aly Andalusia Tahun 2026 sebagai bagian dari program Digitalisasi Desa yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Pengadegan. Kehadiran portal ini menjadi langkah nyata menuju tata kelola informasi desa yang modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Melalui kegiatan Mancing Bareng di Embung Cibalak, BUMDes Banar Mulyo berharap dapat terus menghadirkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra Desa Pengadegan sebagai desa yang aktif, kreatif, dan berdaya

