Pengadegan, Wangon – Berlokasi di wilayah RT 03 RW 10, Dusun Banaran, Desa Pengadegan, Mushola Assyifa berdiri sebagai salah satu pusat kegiatan religius yang penting bagi warga sekitar. Memiliki sejarah yang cukup panjang, mushola ini pertama kali didirikan pada era 1990-an atas inisiasi dari Bapak Wireja, yang hingga kini jasanya terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Saat ini, di bawah kepengelolaan Bapak Kusmedi selaku Ta’mir, Mushola Assyifa terus bersolek dan menjaga kenyamanan jamaahnya. Hal ini terlihat dari adanya renovasi total yang baru saja diselesaikan sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu, sehingga bangunan mushola kini tampak lebih segar, kokoh, dan nyaman untuk digunakan beribadah.

Fokus pada Pendidikan Generasi Muda Salah satu peran utama Mushola Assyifa adalah menjadi wadah pendidikan agama bagi anak-anak di Dusun Banaran. Setiap hari pada pukul 15.00 WIB (jam 3 sore), suasana mushola diramaikan oleh suara anak-anak yang belajar mengaji dalam kegiatan TPQ. Kegiatan ini menjadi pilar penting dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia sejak dini.
Dengan bangunannya yang telah diperbarui dan kegiatan pendidikan yang aktif, Mushola Assyifa bukan sekadar tempat salat, melainkan rumah kedua bagi warga RT 03 RW 10 untuk memupuk nilai-nilai spiritual dan menjaga kerukunan antar tetangga.

