Pengadegan, Wangon – Berdiri kokoh di wilayah RT 01 RW 10, Dusun Banaran, Desa Pengadegan, Masjid Nurul Iman menjadi saksi bisu perjalanan religius masyarakat setempat. Berbeda dengan banyak bangunan lainnya, masjid ini memiliki nilai sejarah yang istimewa karena didirikan sepenuhnya melalui semangat gotong royong warga. Meski sudah berdiri sejak lama, masjid ini tetap terawat dengan baik dan terus berkembang menjadi pusat peradaban bagi warga Banaran.

Di bawah kepemimpinan Bapak Sukendar selaku Ta’mir, Masjid Nurul Iman sangat aktif menghidupkan syiar Islam melalui berbagai kegiatan rutin yang menyasar berbagai kalangan, di antaranya:

  • Kegiatan Muslimatan: Setiap siang di hari Sabtu, jamaah perempuan berkumpul untuk memperdalam ilmu agama.
  • Muslimat Ranting Pengadegan: Khusus pada hari Sabtu Pahing, masjid ini menjadi tuan rumah bagi pertemuan Muslimat tingkat ranting, yang memperkuat jaringan silaturahmi antar-desa.
  • Rutinan Malam Sabtu: Pada malam hari menjelang akhir pekan, suasana masjid menjadi khidmat dengan adanya pengajian rutin sebagai sarana siraman rohani bagi warga dewasa.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Masjid Nurul Iman tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat lima waktu, tetapi juga menjadi ruang sosial yang mempererat tali persaudaraan. Semangat gotong royong yang menjadi landasan berdirinya masjid ini terus diwariskan melalui kekompakan warga dalam menjaga dan meramaikan setiap kegiatan ibadah di dalamnya.

Share your love
desapengadeganmaju
desapengadeganmaju
Articles: 63

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *