Pengadegan, Wangon – Warga RW 4 Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan pada Minggu pagi, 4 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bersama mahasantri Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Ma’had Aly Andalusia sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Kerja bakti dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Sejak pagi, warga RW 4 tampak berbondong-bondong datang ke lokasi dengan membawa berbagai peralatan kebersihan, seperti sapu, cangkul, sabit, dan alat pemotong rumput. Mereka bekerja secara bersama-sama membersihkan area yang telah ditentukan.


Adapun wilayah yang menjadi sasaran gotong royong meliputi Jalan Moh. Yunus, kawasan sekitar Komplek Pondok Pesantren Ayok Ngaji, hingga arah Maqom Kyai Moh. Yunus. Sampah-sampah dibersihkan, rumput liar dipangkas, dan lingkungan dirapikan agar terlihat bersih dan tertata.
Salah satu warga RW 4, Pak Ishaq, menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini dilakukan atas dasar keikhlasan dan kesadaran bersama warga. Menurutnya, gotong royong merupakan tradisi yang harus terus dijaga karena selain bermanfaat bagi lingkungan, juga mempererat tali persaudaraan antarwarga.
“Kerja bakti ini murni dari rasa ikhlas dan sukarela warga. Kami berharap kegiatan ini bernilai ibadah dan mendapat pahala dari Allah SWT,” ujar Pak Ishaq.

Ia juga menjelaskan bahwa fokus utama pembersihan berada di area sebelah selatan Pondok Pesantren Ayok Ngaji. Lokasi tersebut direncanakan akan digunakan sebagai area parkir pada acara Rajaban yang akan digelar pada 17–18 Januari 2026 mendatang. Oleh karena itu, lingkungan perlu dipersiapkan sejak dini agar lebih layak dan nyaman.
Sementara itu, mahasantri KKN Ma’had Aly Andalusia turut ambil bagian aktif dalam kegiatan ini. Bahkan, sebelum bergabung dengan warga, para mahasantri telah memulai aktivitas sejak waktu duha, sekitar pukul 06.00 WIB. Mereka terlebih dahulu melaksanakan ziarah, membaca Surat Yasin dan tahlil, sekaligus membersihkan kompleks pemakaman Dusun Penutupan, Desa Pengadegan.
Setelah kegiatan di area pemakaman selesai, para mahasantri kemudian bergabung bersama warga RW 4 untuk melanjutkan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar permukiman dan jalan desa.


Kegiatan gotong royong ini menjadi cerminan kuatnya nilai kebersamaan dan kerukunan warga Desa Pengadegan. Sinergi antara masyarakat dan mahasantri KKN menunjukkan bahwa semangat kerja sama dan kepedulian sosial masih terjaga dengan baik, serta menjadi modal penting dalam membangun lingkungan desa yang bersih, rukun, dan harmonis.

